Untuk tulisan hari ini saya akan menggunakan Bahasa Indonesia. :) Karena hari ini bertepatan dengan HARI LAHIR PANCASILA yeay! Adakah dari kalian yang sampai detik ini belum hafal Pancasila? Hayooo.. padahal dari SD hingga ke Perguruan Tinggi kita menerima pelajaran Pendidikan Kewaganegaraan, dan setiap upacara hari Senin Pancasila menjadi bahan wajib yang harus di proklamasikan oleh inspektur upacara. Alhamdulillah, saya sudah hafal Pancasila diluar kepala.
Saya akan membahas tentang sejarah singkat lahirnya Pancasila.
Pada awalnya Pancasila bernama Lima Dasar yang dirumuskan oleh Moh. Yamin pada 29 Mei 1945, dan isinya emang ga jauh beda dengan Pancasila, yaitu: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Beliau (Bapak Moh. Yamin) berpendapat rumusan lima dasar itu dirumuskan berdasarkan sejarah, peradaban, agama, serta hidup ketatanegaraan yang telah berkembang di Indonesia.
Dan pada tanggal 1 Juni 1945 (berarti hari usia Pancasila 66tahun sudah), Presiden pertama kita, Soekarno, mengemukakan pidatonya tentang Pancasila, begini kata beliau:
Pancasila
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Pada awalnya Pancasila bernama Lima Dasar yang dirumuskan oleh Moh. Yamin pada 29 Mei 1945, dan isinya emang ga jauh beda dengan Pancasila, yaitu: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Beliau (Bapak Moh. Yamin) berpendapat rumusan lima dasar itu dirumuskan berdasarkan sejarah, peradaban, agama, serta hidup ketatanegaraan yang telah berkembang di Indonesia.
Dan pada tanggal 1 Juni 1945 (berarti hari usia Pancasila 66tahun sudah), Presiden pertama kita, Soekarno, mengemukakan pidatonya tentang Pancasila, begini kata beliau:
"Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa - namanya ialah Pancasila. Sila artinya azas atau dasar, dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi."
Teman-teman.. tidakkah kita bersyukur karena telah memiliki para pemimpin yang begitu kritisnya memikirkan kemerdekaan bangsa Indonesia pada saat itu dan memberikan seluruh jiwa dan raganya supaya kita bisa bebas merdeka dari penjajah? Kita mempunyai pahlawan hebat, betapa ampuhnya rumusan Pancasila yang tiada duanya ini memang pas untuk bangsa Indonesia.
Nah, sudahkan kalian menanamkan jiwa Pancasila dalam diri kalian? Dalam setiap detik aktifitas yang kalian lakukan? Kita sebagai generasi muda sudah seharusnya tetap setia kepada Pancasila, karena Pancasila merupakan landasan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila merupakan harga diri bangsa Indonesia, harga diri kita tentunya. Jangan sampai ada orang asing yang sengaja ingin menginjak-nginjak Pancasila, melecehkan Indonesia.
Jika kamu peduli dengan bangsamu, negaramu lakukanlah sesuatu demi persatuan& kesatuan Indonesia! MERDEKA!
Ini dia contoh dari teman-teman kita yang memang peduli dengan Pancasila. Salut! :)
Pancasila sebagai Manual Bangsa


0 komentar:
Posting Komentar